Thursday, December 27, 2012

Aku Selamat Dan Sentosa Hanya Oleh Darah Yesus Tuhanku



“Aku Selamat Dan Sentosa Hanya Oleh Darah Yesus Tuhanku”

Penulis : Ev. Orlando I P Ginting, S.T.


“Dan ketika mereka sedang makan, Yesus mengambil roti, mengucap berkat, memecah-mecahkannya lalu memberikannya kepada murid-murid-Nya dan berkata: "Ambillah, makanlah, inilah tubuh-Ku."Sesudah itu Ia mengambil cawan, mengucap syukur lalu memberikannya kepada mereka dan berkata: "Minumlah, kamu semua, dari cawan ini.Sebab inilah darah-Ku, darah perjanjian, yang ditumpahkan bagi banyak orang untuk pengampunan dosa.” ( Matius 26:26-28)


Mengenal Allah Sang Pencipta dan misi-Nya bagi manusia ciptaan-Nya adalah sukacita dan kebahagiaan yang terbesar bagi orang percaya. Pada saat Tuhan menciptakan Adam dan Hawa, Allah bersekutu dengan manusia di taman Eden. Tujuan Allah menciptakan manusia adalah supaya adanya persekutuan yang kekal antara Allah dan manusia. Tetapi manusia melanggar yang diperintahkan dan dilarang Tuhan untuk tidak memakan buah pengetahuan yang baik dan jahat. Akhirnya kematian rohani masuk kedalam hidup manusia dan seluruh keturunannya.Dan manusia terpisah dari Allah. Tetapi oleh karena kasih-Nya, Allah tidak membiarkan manusia mengalami kehancuran rohani dan jasmani dalam hidupnya. Dia bertindak untuk menebus manusia ciptaan-Nya.

Manusia adalah ciptaan Allah, Allah adalah Tuhannya, dan manusia wajib menghormati serta memuji Allah. Dalam Firdaus manusia memang hidup dalam persahabatan dengan Allah ( Bdk  Kej 3:8a). Ketika manusia berdosa, hal itu tidak bisa tidak menyakiti hati Tuhan. Persahabatan itu berbalik menjadi permusuhan. Tetapi Tuhan sendiri bertindak, supaya perbuatan berdosa manusia ciptaan-Nya ditebus (Roma 3:25). Tindakan itu mahal sekali bagi diri-Nya. Maka Dia hanya berbuat demikian karena Dia tetap mengasihi manusia, meskipun manusia itu telah berdosa. Karena itu, pembenaran kita berarti persahabatan yang semula telah dipulihkan kembali. Bukan karena perbuatan kita, melainkan karena perbuatan Allah di dalam Yesus Kristus ( Oleh Karya Penebusan Kristus).

Misi Allah ini mula-mula Allah sendiri telah menyatakannya di Taman Firdaus dari Injil Yang Kudus ( Kej 3:15).Kemudian Dia menyuruh para bapa leluhur yaitu Abraham ( Kej 22:18) dan para nabi yang kudus mengabarkannya. ( Kisah Rasul 10:43). Dan memperlihatkan bayangannya melalui kurban-kurban dan upacara-upacara lain menurut hukum Taurat Allah ( Ibrani 10:1). Akhirnya Dia menggenapi-Nya melalui Anak-Nya yang tunggal ( Roma 10:4).



Penebusan (Redemption):

Galatia 3:13; 1Korintus 6:20; Efesus 1:7 dengan latar belakang Keluaran 21:30. Kata ini (penebusan) berarti pembayaran harga yang dituntut oleh Allah yang suci bagi kelepasan orang percaya dari penindasan, hukuman, dan perbudakan dosa. Konsep penebusan punya indikasi sebagai berikut: ada yang harus ditebus, ada oknum yang kepadanya tebusan tersebut dibayarkan, ada orang yang membayarkan tebusan tersebut, dan ada alat untuk membayar tebusan tersebut. Siapa atau apa yang harus ditebus? Setiap orang yang berdosa berada di bawah perbudakan dosa dan di bawah murka Allah. Perbudakan dosa dan murka Allah inilah yang membuat manusia menderita. Jadi, kita manusia yang berdosalah yang perlu ditebus (Kol. 2:14; Rm. 3:19). Siapa yang menerima tebusan tersebut ? Allahlah yang menerima tebusan tersebut (Ef 5:2; bdg. Kej. 8:20,21). Kita ditebus dari kutuk hukum Taurat yang notabene dibuat oleh Allah (Gal. 3:13). Jadi, kita ditebus dari dosa sebab kuasa dosa adalah Hukum Taurat dan dari kekuasaan iblis sebab iblis berkuasa atas maut (kematian).(Bdk. Ibr 4:12).

Ada dua istilah penting yang dapat menjelaskan konsep ini. Konsep pertama ialah "propitiation", yakni menenteramkan melalui mempersembahkan kurban. Murka Allah berbalik dari seseorang. Konsep berikutnya ialah "expiation", yakni perbuatan yang membebaskan dari konsekuensi dosa. Siapakah yang membayarkan tebusan tersebut? Hanya Kristus. Dalam konteks Perjanjian Lama, seorang yang berdosa harus membawa kurban penebus dosa kepada Imam yang berhak menghadap Allah di tabut perjanjian. Jika itu berkaitan dengan dosa semua orang, harus ada Imam yang betul-betul kudus karena Allah adalah kudus (hanya yang kudus dan tak bercacat yang boleh menghadap Allah). Tidak ada satu manusia pun yang tidak di bawa kepada kutuk hukum Taurat, karena itu Kristus harus menjadi manusia dan menjadi satu- satunya Imam yang layak mempersembahkan kurban di hadapan Allah. Apa alat pembayaran tebusan tersebut? Tubuh dan darah Kristus sendiri (Bdk Ef. 1:7; 1 Tim. 2:6; latar belakang Perjanjian Lama mengharuskan kurban sebagai penebus salah/dosa). Inilah yang menjadi dasar pengharapan; kita dapat bebas dari murka dan hukuman Allah. Kita bebas dari perbudakan dosa.

Pendamaian (Reconciliation):

Bdk. 2 Korintus 5:18-21; Roma 5:8-21; Kolose 1:20-22; Efesus 2:14-16. Kata pendamaian menunjukkan bahwa sebenarnya ada oknum-oknum yang bermusuhan dan biasanya juga ada juru damai di antara oknum yang bermusuhan tersebut. Allah yang suci tidak mungkin didekati oleh orang yang berdosa. Sebab dosa adalah tindakan melawan kehendak dan ketetapan Allah (Hukum-Hukum Allah Yang Suci) secara sengaja. Jadi, orang yang berdosa adalah seteru atau musuh Allah.


Allah dan manusia perlu didamaikan. Mengapa perlu didamaikan? Sebab manusia adalah bagian dari Allah, atau lebih jelasnya manusia diciptakan oleh Allah, milik Allah. Karena itu, Ia harus membawa kembali ciptaan-Nya itu ke dalam tangan-Nya. Alasan berikutnya, manusia sesungguhnya tidak dapat hidup tanpa Allah. Manusia perlu bersekutu dengan Allah karena manusia memiliki unsur roh yang dihembuskan dari Allah Pencipta (Kej. 2:7; Pkh. 12:7). Artinya, manusia sesungguhnya dapat dikatakan sebagai manusia yang sejati apabila ia bersekutu dengan Allah, Penciptanya. Dalam perspektif inilah dasar pengharapan Kristiani diletakkan, yakni kita boleh menghampiri dan bersekutu dengan Allah kembali karena pendamaian yang dilakukan oleh Kristus. Pendamaian ini menghapuskan segala aib dan dosa manusia karena semua itu telah ditanggung oleh juru damai yaitu, Yesus Kristus. Tuhan Kristus, Tuhan Kehidupan membuat kita berdamai dengan Allah oleh Injil.

Pemulihan :

Manusia adalah gambar dan rupa Allah. Manusia yang berdosa adalah gambar Allah yang rusak. Persekutuan dengan Allah memungkinkan pemulihan kembali gambar Allah yang rusak itu. Hidup kita disempurnakan dari hari ke hari, dan pada waktu Yesus datang kedua kali, kita dinyatakan sempurna. Inilah dasar pengharapan kita, yakni dengan kematian Kristus kita diubahkan semakin lama semakin sempurna, semakin lama semakin baik di hadapan Allah. Proses ini mengandung unsur providensia/pemeliharaan Allah terhadap umat-Nya ( Bdk. Yoh. 17:11; 1Tes. 5:23; 1Ptr 1:5).

            Berbicara tentang Penebusan, Pengampunan dosa,Pendamaian dan Pemulihan, itu berbicara tentang “ darah “. Dalam Perjanjian Lama imam Yahudi (umat Israel) yaitu Imam Besar mempersembahkan kurban penebusan dosa dan pendamaian dengan memerciki kitab,kemah bait suci,semua alat ibadah dan umat dengan darah. “Sebab sesudah Musa memberitahukan semua perintah hukum Taurat kepada seluruh umat, ia mengambil darah anak lembu dan darah domba jantan serta air, dan bulu merah dan hisop, lalu memerciki kitab itu sendiri dan seluruh umat,” ( Ibrani 9:19). Tanpa penumpahan darah tidak ada pengampunan dosa : “Dan hampir segala sesuatu disucikan menurut hukum Taurat dengan darah, dan tanpa penumpahan darah tidak ada pengampunan.” (Ibrani 9:22).Dan Tuhan Yesus Kristus datang untuk menggenapinya dengan menjadi tebusan dosa bagi umat-Nya dan dunia : “Itu jugalah sebabnya Yesus telah menderita di luar pintu gerbang untuk menguduskan umat-Nya dengan darah-Nya sendiri.” (Ibrani 13:12)
            Berbicara tentang darah, itu berbicara tentang “nyawa”. Nyawa mahluk ada di dalam darahnya.Sebab itu setiap mahluk hidup yang bernyawa dan memiliki darah,akan mati bila darahnya telah habis.”Karena nyawa makhluk ada di dalam darahnya dan Aku telah memberikan darah itu kepadamu di atas mezbah untuk mengadakan pendamaian bagi nyawamu, karena darah mengadakan pendamaian dengan perantaraan nyawa.” ( Imamat 17:11 ).
            Berbicara tentang nyawa itu berbicara tentang “kasih Allah” yang sangat besar dan tiada terukur dan terselami. Karena kasih Kristus hanya kita pahami sedalam-dalamnya kalau kita mengenalnya sebagai kasih Allah sendiri. Dan hanya dalam kasih Kristus yang mengasihi kita sampai ke kayu salib itu, kasih Allah sungguh-sungguh menyatakan diri. Tuhan Yesus berkata : “ Akulah Gembala Yang Baik, Gembala Yang Baik memberikan nyawa-Nya kepada domba-domba-Nya” ( Yohanes 10: 11 ). Dan kemudian Tuhan berkata lagi : “ Tidak ada kasih yang lebih besar dari kasih seorang yang memberikan nyawa-Nya untuk sahabat-sahabat-Nya ( Yohanes 15:13 )    

Apakah berkat,anugerah,keajaiban dan kuasa dari darah Tuhan Yesus yang telah ditumpahkan bagi kita ?

Alkitab Firman Allah melalui penulis kitab Ibrani memberitahukan dan menyaksikan kepada kita sbb : “betapa lebihnya darah Kristus, yang oleh Roh yang kekal telah mempersembahkan diri-Nya sendiri kepada Allah sebagai persembahan yang tak bercacat, akan menyucikan hati nurani kita dari perbuatan-perbuatan yang sia-sia, supaya kita dapat beribadah kepada Allah yang hidup.” ( Ibrani 9:14)

Di dalam dan oleh darah Kristus jelas kita melihat karya agung Allah yang ajaib dan mulia yaitu : Penebusaan dosa,Pengampunan dosa,Pendamaian,Pembenaran, Pemulihan dan Kehidupan Yang Kekal.

Berkat,anugerah,keajaiban dan kuasa darah Tuhan Yesus adalah sebagai berikut :

  1. Darah Yesus mengampuni dosa-dosa kita ( Matius 26:26-28)
  2. Darah Yesus menebus yaitu membayar lunas seluruh hutang dosa-dosa kita ( 1 Petrus 1:18-19)
  3. Darah Yesus menyucikan segala dosa dan kejahatan kita ( 1 Yohanes 1:7-9)
  4. Darah Yesus menguduskan/mentahirkan tubuh,roh dan jiwa kita dari kenajisan,pencemaran jasmani dan rohani dan dosa-dosa kita ( Ibrani 13:12, Ibrani 9:13-14 )
  5. Darah Yesus menanggalkan yaitu melepaskan segala dosa-dosa dan kejahatan kita ( Wahyu 1:5 )
  6. Darah Yesus membenarkan kita di hadapan Allah ( Roma 5 :9 )
  7. Darah Yesus melepaskan dan menebus kita dari cengkraman Iblis dan kuasa kegelapan ( Kolose 1:13-14)
  8. Darah Yesus menebus kita dari kutuk Hukum Taurat  ( Galatia 3:13 )
  9. Darah Yesus menyelamatkan kita dari murka Allah ( Roma 5:9) 
  10. Darah Yesus menyucikan hati nurani kita ( Ibrani 9:14)
  11. Darah Yesus memberikan kita pengharapan di dunia ini dan mendekatkan diri kita kepada Allah Yang Hidup ( Efesus 2:12-13) 
  12. Darah Yesus adalah jalan pendamaian bagi kita dengan Allah ( Roma 3:25)



Apakah perbuatan baik (perbuatan amal) dan kesalehan kita dapat menyelamatkan kita,membenarkan kita di hadapan Allah dan membawa kita ke sorga ?

Jawab : Tidak ! Mengapa ? Karena segala perbuatan amal,perbuatan baik dan kesalehan kita seperti kain kotor di hadapan Allah. Perbuatan baik kita tidak dapat menjadi kebenaran kita di hadapan Allah karena perbuatan baik kita yang terbaik pun dalam hidup ini tidak sempurna dan tercemar oleh karena dosa.Kebenaran yang dapat bertahan di hadapan pengadilan Allah harus sungguh-sungguh sesuai dengan hukum Allah. Dan sementara perbuatan dosa dan kejahatan kita seperti lelehan kenajisan yang keluar dari mensturasi/haid bulanan wanita yang sangat menjijikan di hadapan Allah.
 “Demikianlah kami sekalian seperti seorang najis dan segala kesalehan kami seperti kain kotor.( Yesaya 64 : 6 a)
Perhatikan bahwa Yesaya bukan mengatakan ‘segala dosa kami seperti kain kotor’. Ia juga tidak mengatakan ‘sebagian kesalehan kami seperti kain kotor’. Yesaya mengatakan ‘segala kesalehan kami seperti kain kotor’.
Sekarang, kalau ‘segala kesalehan’ kita digambarkan seperti ‘kain kotor’ di hadapan Allah, bagaimana dengan ‘dosa’ kita? Perhatikan ayat di bawah ini.
“‘Hai anak manusia, waktu kaum Israel tinggal di tanah mereka, mereka menajiskannya dengan tingkah laku mereka; kelakuan mereka sama seperti cemar kain di hadapanKu”.( Yeh 36:17)
Dosa / kejahatan kita digambarkan seperti ‘cemar kain’. Apakah ‘cemar kain’ itu? NIV menterjemahkannya: ‘a woman’s monthly uncleanness’ (= kenajisan bulanan dari seorang perempuan).
Bandingkan juga dengan Imamat 15:20,24 - “(20) Segala sesuatu yang ditidurinya selama ia cemar kain menjadi najis. Dan segala sesuatu yang didudukinya menjadi najis juga. ... (24) Jikalau seorang laki-laki tidur dengan perempuan itu, dan ia kena cemar kain perempuan itu, maka ia menjadi najis selama tujuh hari, dan setiap tempat tidur yang ditidurinya menjadi najis juga”.
Untuk kata ‘cemar kain’ yang pertama (ay 20) NIV menterjemahkan ‘her period’ (= masa datang bulannya), sedangkan untuk kata ‘cemar kain’ yang kedua (ay 24) NIV menterjemahkan ‘her monthly flow’ (= aliran bulanannya).
Jadi kelihatannya yang dimaksudkan dengan ‘cemar kain’ itu adalah cairan darah yang dikeluarkan seorang perempuan pada saat datang bulan.
Dengan demikian Alkitab Fiman Allah menggambarkan segala kesalehan kita seperti kain kotor, dan sementara  dosa / kejahatan kita seperti cairan yang dikeluarkan oleh seorang perempuan pada saat mengalami datang bulan!
Merupakan suatu kemustahilan kalau kita berpikir bahwa dengan hal-hal menjijikkan itu kita bisa layak untuk masuk surga ! Satu saja dosa kita lakukan yaitu melanggar Hukum-Hukum Allah Yang Suci ( Keluaran 20 :1-17) sudah cukup untuk membawa kita ke Neraka ! Dan belum lagi dosa-dosa yang timbul di dalam hati dan pikiran kita yang tidak berkenan kepada Allah yang menajiskan diri kita dan juga menajiskan orang lain seperti yang Tuhan Yesus katakan dalam Markus 7:20-23. " Kata-Nya lagi : " Apa yang keluar dari seseorang itulah yang menajiskannya,sebab dari dalam,dari hati orang,timbul segala pikiran jahat,percabulan,pencurian,pembunuhan,perzinahan,keserakahan,kejahatan,kelicikan,hawa nafsu,iri hati,hujat,kesombongan,kebebalan.Semua hal-hal jahat ini timbul dari dalam dan menajiskan orang " ( Markus 7:20-23). 

Tetapi Alkitab menyaksikan bahwa setiap hari kita masih menambah hutang dosa-dosa kita kepada Allah :
  • “Jika Engkau, ya TUHAN, mengingat-ingat kesalahan-kesalahan, Tuhan, siapakah yang dapat tahan?Tetapi pada-Mu ada pengampunan, supaya Engkau ditakuti orang.” ( Mazmur 130:3-4)
Dalam penyingkapan oleh Kitab Wahyu Tuhan Yesus, yang ditulis oleh Rasul Yohanes di Pulau Patmos memberitahukan kepada kita bahwa orang percaya yaitu umat Tuhan masuk sorga oleh kasih anugerah Allah melalui kurban pendamaian Kristus oleh darah-Nya (darah Anak Domba Allah) : "Dan seorang dari antara tua-tua itu berkata kepadaku: "Siapakah mereka yang memakai jubah putih itu dan dari manakah mereka datang?"Maka kataku kepadanya: "Tuanku, tuan mengetahuinya." Lalu ia berkata kepadaku: "Mereka ini adalah orang-orang yang keluar dari kesusahan yang besar; dan mereka telah mencuci jubah mereka dan membuatnya putih di dalam darah Anak Domba" ( Wahyu 7:13-14)
Maksudnya adalah bahwa orang-orang yang selamat itu mereka masuk sorga bukan karena jasa-jasa mereka sendiri,sama seperti segala manusia,mereka adalah kotor oleh dosa-dosa mereka.Tetapi telah mencuci pakaian mereka dengan jalan menerima secara beriman kurban pendamaian Kristus.Demikianlah orang-orang percaya,yang sebagai orang berdosa telah mencuci jubah mereka yang cemar dengan jalan berlindung pada darah Yesus Kristus.Oleh karena itu mereka boleh berada di depan tahkta Allah di sorga.


Soli Deo Gloria

Doa : Bapa kami yang bertahta di dalam kerajaan Surga.Kami bersyukur buat kasih karunia dan anugerah keselamatan yang Engkau berikan di dalam Yesus Kristus Anak-Mu.Kami bersyukur bahwa di dalam Kristus kami beroleh penebusan yaitu pengampunan dosa oleh darah-Nya.Terimakasih buat Roh-Mu yang Kudus yang telah memerdekakan kami dari Hukum Dosa dan Hukum Maut,menyucikan dan menguduskan kami dan memberikan kami kehidupan yang kekal. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa dan bersyukur kepada-Mu..Amin.



Lagu Pujian Kidung Jemaat : No 36

“DIHAPUSKAN DOSAKU”



Di hapuskan dosaku
Hanya oleh darah Yesus
Aku pulih dan sembuh
Hanya oleh darah Yesus

                                                Refrein :
     Oh,darah Tuhanku
                                                                 Sumber Pembasuhku !
                                                                 Sucilah hidupku
                                                                 Hanya oleh darah Yesus


Pengampunan dosaku
Hanya oleh darah Yesus
Penyucian hidupku
Hanya oleh darah Yesus

Pendamaian bagiku
Hanya oleh darah Yesus
Bukan oleh amalku
Hanya oleh darah Yesus


Damai dan harapanku
Hanya oleh darah Yesus
Allah membenarkanku
Hanya oleh darah Yesus       




We Love Israel

We  Love Israel

Informasi Lowongan Kerja